Saya adalah salah satu orang yang menyukai jus alpukat. Buah alpukat ini ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Bahkan buah ini juga sangat bermanfaat untuk ibu hamil. Dan juga aman bagi bayi. Apa saja manfaatnya untuk ibu hamil?  Selamat menyimak.

Buah alpukat dalam bahasa inggris disebut avocado. Buah yang memiliki ciri-ciri berwarna hijau dan terkadang kecoklatan ini mengandung gizi yang sangat banyak, diantaranya adalah protein, lemak baik atau LDL, karotenoid, dan masih banyak lagi.

Manfaat Buah Alpukat Buat Ibu Hamil dan Janin
manfaat buah alpukat untuk ibu hamil
Buah ini dikenal memiliki manfaat sebagai anti inflamasi dan kesehatan jantung. Selain itu buah alpukat sangat cocok dikonsumsi oleh ibu hamil. Ini dia berbagai manfaat buah alpukat untuk ibu hamil.
 
- Buah alpukat mengandung folat alami yang bagus untuk membantu perkembangan saraf janin. Selain itu juga dapat mencegah spin bifida. Spin bifida adalah
keluarnya jaringan saraf tulang belakang pada janin - See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/manfaat-makan-buah-alpukat-bagi-ibu-hamil-1137.html#sthash.A8vEgaS6.dpuf
 kondisi keluarnya jaringan saraf tulang belakang pada janin 
keluarnya jaringan saraf tulang belakang pada janin - See more at: http://www.tipscaramanfaat.com/manfaat-makan-buah-alpukat-bagi-ibu-hamil-1137.html#sthash.A8vEgaS6.dpuf
Berbagai penelitian menanjurkan wanita hamil untuk mengonsumsi asam folat. 

- Perubahan pada kulit kerap terjadi seiring adanya perubahan hormon di masa kehamilan. Ibu hamil dianjurkan untuk sering mengonsumsi buah alpukat ini karena mengandung banyak senyawa yang bisa menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. 

- Buah alpukat mengandung karotenoid yang sangat bagus untuk mencegah mata panda setelah melahirkan. Karotenoid juga berfungsi untuk membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan sistem reproduksi pada ibu hamil.
- Buah alpukat mengandung vitamin E yang bagus untuk mencegah terjadinya penuaan alami.

Belum lama Loma Linda University telah melakukan penelitian dan mendapatkan hasil bahwa dengan mengonsumsi buah alpukat segar setelah makan siang dapat memberikan efek kenyang lebih lama dan memperbaiki kadar gula darah serta insulin. The Hass Avocado Board (HAB) juga memberikan pernyataan bahwa terjadi hubungan antara mengkonsumsi buah alpukat dengan kesehatan jantung dan alpukat. 
Ibu Hamil memiliki keadaan tubuh yang berbeda dengan ibu yang tidak hamil Faktor perubahan biologis ini saja harus disambut dengan pola makan berbeda dari sebelumnya. Belum lagi janin dalam tubuh ibu yang dalam masa perkembangan. 

Ibu hami harus pandai memilih makanan yang baik untuk dirinya dan janin dalam kandungannya. Ini disebut diet hamil. Disebut pantangan makanan ibu hamil memang terlalu menyeramkan, Sebut saja ini makanan yang perlu dikurangi saat hamil. Dan ketahui pula makanan sehat untuk ibu hamil.

Ada banyak sekali pantangan makanan untuk ibu hamil yang harus anda perhatikan karena ini menyangkut kesehatan kehamilan anda. tentu saja hal ini memang  rumit dan sedikit menyita waktu anda dalam memilih makanan namun mengingat kesehatan kehamilan anda yang semakin membesar tentu hal ini mutlak menjadi pilihan. sebagian banyak mereka ibu hamil tidak menyadari atau tidak terlalu paham tentang makanan yang dimakanya bagaimana gizinya atau kandungan berbahaya apa saja yang terkandung di dalamnya karena tentu sulit untuk memilah-milahnya.


pantangan makanan ibu hamil
Makanan yang penuh nutrisi dan gizi, yang kaya dengan aneka vitamin tentu sudah menjadi hal wajib bagi ibu hamil terlebih asam folat yang sangat penting perananya untuk mengurangi resiko bayi terlahir memiliki cacat sistem saraf. sebagian besar ibu hamil pernah mengalami berbagai masalah ketika sedang mengandung seperti diare, keputihan dan lainya. namun, selama masih dalam tahap wajar atau ringan masih bisa ditoleransi dan sebagian besar penyakit pada ibu hamil dan janin disebabkan oleh makanan yang salah oleh sebab itu saya akan membagikan makanan pantangan bagi ibu hamil seperti berikut ini:

  • Ibu Hamil hendaknya menghindari alkhohol
Tentu saja anda sudah tahu tentang bahaya alkohol kan? Terlebih saat hamil ini adalah larangan keras untuk anda mencoba mendekati barang yang satu ini, karena dampaknya yang sangat besar seperti bisa mengakibatkan keguguran atau prematur pada janin.

  • Jangan Mengonsumsi Telur Mentah atau Telur Setengah Matang
Telur memang baik bagi ibu hamil karena mengandung folat yang cukup tinggi namun anda harus memastikan bahwa telur tersebut benar-benar matang. kenapa hal ini dilarang? sebab hal ini untuk menghindari tertularnya bakteri salmonela yang dibawa oleh telur tersebut jika dalam proses pemasakanya tidak sampai matang.

  • Hindari Ikan yang mengandung merkuri tinggi
Perlu kita tahu merkuri dapat menganggu bahkan yang paling parah merusak saraf pada janin ketika dalam kandungan tetapi anda tenang saja karena ikan yang mengandung merkuri jenisnya lebih sedikit. contohnya ikan hiu, marlin, dan todak.

  • Jauhi Es Krim
Siapa yang tidak suka es krim? Saya yakin hampir sebagian orang menyukai makanan yang satu ini dikarenakan rasanya yang nikmat dan memberi keunikan tersendiri ketika mengkonsumsinya. Namun, bagi anda yang sedang dalam masa kehamilan sebaiknya hindari dulu makanan yang satu ini karena dapat meningkatkan listeria pada ibu hamil tetapi es krim terlarang yang saya maksud yakni yang tidak diolah secara benar dan tidak sesuai dengan kulitas kontrol industri.

  • Hindari Pemanis buatan
Hampir semua pemanis buatan menggunakan bahan pengawet kimia yang kita sendiri tidak tahu dampaknya untuk tubuh. Bagi anda yang sedang hamil disarankan untuk menghindarinya, karena efek sampingnya yang bisa berakibat fatal bagi janin dalam kandungan

  •  Hindari Mengonsumsi Soda
Soda bisa dikaitkan dengan minuman yang sangat tinggi kadar gulanya dan beberapa pakar kesehatan kandungan telah menghimbau untuk menghindari minuman yang mengandung kadar gula tinggi ketika hamil.

  • Kurangi Minum Teh bunga chamomile
Teh herbal bunga chamomile memang dikenal sangat baik untuk kesehatan namun yang jadi masalah yakni jika anda meminumnya terlalu berlebihan. Berlebihan yang saya maksud yakni kebutuhan nutrisi untuk anda saat ini tentu berbeda dengan ketika anda tidak sedang hamil.

  • Jangan Mengonsimsi Makanan dan Minuman yang Mengandung Kafein Secara Berlebihan
kafein tentu tidak jauh dari yang namanya kopi dan banyak penelitian menyebutkan bahwa mengkonsumsi terlalu sering kafein bisa menyebabkan bayi lahir memiliki kekurangan berat badan. Namun anda tenang saja karena sekarang banyak produk kopi rendah kafein tetapi anda juga harus ingat jangan mengkonsumsinya berlebihan.

  • Hati-hati terhadap Daging olahan
Daging olahan seperti sossis, hotdog atau apapun yang diolah di pabrik memiliki kandungan kolesterol yang sangat tinggi. Daging olahan bisa memicu penyakit jantung pada manusia dan meningkatkan resiko kematian. Ibu hamil sebaiknya menghindari makanan ini agar kehamilan anda senantiasa sehat dan sebaiknya jika ingin ngemil makanlah buah-buahan segar seperti jeruk atau mangga yang dipotong kecil-kecil atau dibuat jus.

  • Pantang Makan Kerang dan Udang
Kerang dan udang ini termasuk makanan seafood lainya karena makanan seperti ini ternyata juga mengandung merkuri yang cukup tinggi. seperti yang sudah disebutkan di nomor 3 bahwa merkuri sangat berbahaya untuk janin.

  • Hindari Makan Buah Nanas Muda
Banyak penelitian yang menyatakan bahwa nanas dapat mengakibatkan keguguran namun yang memiliki pengaruh cukup tinggi yakni nanas yang masih muda.Untuk berjaga-jaga sebaiknya hindari saja makan nanas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

  • Hindari beberapa jenis Keju Lunak 
Ibu hamil sebaiknya menghindari makanan ini terytama yang terbuat dari susu kambing. Keju lunak diantaranya camembert, brie, juga keju yang memiliki corak biru seperti stilton. karena keju lunak tersebut dikhawatirkan mengandungtoksoplasmosis dan terjangkit listeria yang dapat mengakibatkan keguguran atau janin meninggal.

Dengan mengetahui beberapa makanan pantangan ibu hamil tersebut mudah-mudahan ibu hamil bisa lebih fokus mengonsumsi makanan yang dianjurkan oleh dokter. 
Masa kehamilan merupakan masa penuh harapan bagi seorang ibu dan keluarga. Terutama seorang ibu tentunya harus bisa menjaga kesehatannya agar kehamilan dan bayi dalam kandungannya berkembang sehat. Batuk merupakan salah satu reaksi tubuh yang bisa mengganggu kehamilan jika intensitasnya sering. Namun di sisi lain, ibu hamil juga harus super hati-hati dalam mengonsumsi obat kimia. Obat batuk tradisional bisa menjadi salah satu alternatifnya.

Batuk tidak lain adalah reaksi tubuh yang bisa membantu membersihkan pernapasan dari mikroba, benda asing, sekresi, dan iritasi. Reaksi tubuh tersebut biasanya datang tiba-tiba dan berulang-ulang. Batuk bukanlah suatu penyakit, namun jika terjadi terus-menerus, bentuk refleksi ini dapat membahayakan ibu hamil dan ibu menyusui. Di sisi lainnya, ibu hamil dan ibu menyusui juga harus berhati-hati pada penggunaan obat kimia. Maka, obat batuk alami untuk ibu hamil dan obat batuk untuk ibu menyusui ini bisa menjadi alternatif yang tepat. 


obat batuk alami untuk ibu hamil


Munculnya batuk biasanya dipicu oleh penyakit tertentu yang seharusnya menjadi obyek utama pembahasan. Kita perlu mengetahui penyebab utamanya terlebih dahulu, setelah itu bagaimana cara mengatasi batuk secara tepat. Pembahasan mengenai obat batuk tradisional untuk ibu hamil dan ibu menyusui di sini terlepas dari masalah tersebut. Namun, lebih kepada pengobatan batuk itu sendiri yang biasanya disertai reaksi fisik lain yang cukup mengganggu ibu hamil dan menyusui seperti tekanan pada perut, diagfragma, dan juga guncangan yang cukup keras. Pengobatan tersebut bisa berupa upaya memperlancar lendir atau dahak, melegakan tenggorokan, mengurangi gatal-gatal, dan sejenisnya. Jadi, jika batuk yang anda alami dipicu oleh penyakit-penyakit tertentu, mungkin informasi ini tidak akan membantu. Lebih baik segera hubungi dokter, lakukan diagnosa, dan obati penyakit utamanya tersebut. 

Obat Batuk Tradisional untuk Ibu Hamil 

Hm.. Mungkin lebih tepatnya obat batuk tradisional yang relatif aman dan minim resiko efek samping, dalam hal ini, "bahkan" untuk ibu hamil dan ibu menyusui? Jadi, obat ini bisa juga digunakan oleh orang yang tidak hamil. Obat-obatan tradisional tersebut diantaranya madu, lemon, jahe, dan lain-lain. Kita simak selengkapnya di bawah ini:
  • Campuran Madu dan Lemon

Kedua bahan alami tersebut, madu dan lemon dicampur dalam air hangat, dan di minum dalam keadaan hangat. Ramuan tersebut bisa mengencerkan lendir pada tenggorokan, sehingga lendir tersebut bisa lebih mudah keluar melalui batuk.

  • Sup Kaldu Ayam dengan Bawang Merah 

Menyantap sup kaldu ayam dengan bawang merah dalam keadaan hangat juga bisa mengencerkan dahak.

  • Rebusan Teh, Daun Basil, dan Madu

Rebus sekitar satu sendok teh yang dicampur dengan beberapa helai daun basil serta madu.
  • Lemon, Garam, dan Lada Hitam

Menghisap potongan lemon dengan garam serta lada hitam.
  • Anggur

Buah anggur bisa berfungsi layaknya obat batuk ekspektoran. Ia juga bisa membuat tenggorokan terasa lega sehingga batuk berkurang.

  • Bawang Putih
Kunyah bawang putih 2-3 kali seminggu bersama makanan lainnya.

  • Bawang Merah
Bawang merah di jus dan dicampur dengan madu dipercaya bisa meredakan batuk

  • Daun Mint (Eucalyptus)
Daun ini jika dikunyah bisa meredakan tenggorokan yang gatal. 

  • Teh dan Jahe
Jika batuk anda membuat tenggorokan nyeri, seduhan teh dan jahe bisa mengatasi batuk tersebut.

  • Air Hangat dan Garam

Terkadang batuk membuat tenggorokan nyeri, bengkak, dan gatal. Jika demikian, anda bisa berkumur dengan air hangat yang dicampur dengan sedikit garam.

  • Jahe dan Kencur
Jika batuk anda berdahak, rebusan air yang dicampur jahe dan kencur bisa mengatasi batuk tersebut. Caranya, bersihkan jahe dan kencur, kemudian iris tips dan rebus hingga mendidih. Air rebusan tersebut bisa diminum tiga kali sehari. 

  • Jeruk Nipis dan Kecap
Ramuan ini sering digunakan dibeberapa daerah. Perasan jeruk nipis dicampur dengan kecap. Jika anda tidak kuat menahan rasa aneh dari kedua bahan tersebut, anda bisa mencampurkannya dengan madu. 

  • Daun Sirih dan Jahe
Dua bahan tersebut direbus, kemudian diminum. Jahe dan sirih bisa membuat tenggorokkan terasa hangat dan gatal berkurang. 

  • Kunyit dan Susu Hangat
Tahu kunyit, dong. Bahan alam ini mudah ditemukan di dapur. Kunyit ternyata bisa juga mengatasi batuk. Caranya, siapkan setengah sendok reh kunyit, kemudian haluskan. Setelah siap, campurkan dengna susu hangat. Agar terasa nikmat, dan menambah kuat khasiatnya, tambahkan madu. Aduk rata ramuan tersebut, kemudian diamkan sampai mengendap. Dan sajikan hangat.

  • Daun Kemangi
Bahan alami yang satu lagi ini juga disajikan setelah direbus, dan dalam minum saat masih hangat. 

  • Daun Seledri
Rebus beberapa helai daun seledri, campur madu. dan minum saat masih hangat. 

Ramuan tradisional dari bahan-bahan alami tersebut sifatnya hanya membantu meredakan batuk. Sementara, seperti yang disebutkan di atas, batuk sendiri bisa dipicu oleh penyakit-penyakit tertentu. Jika setelah mencoba salah satu ramuan di atas, batuk anda masih terus muncul, segera hubungi dokter. 

Dengan mengonsumsi ramuan tradisional yang terbuat dari bahan-bahan alami, resiko untuk kehamilan dan janin menjadi lebih sedikit daripada mengonsumsi obat kimia yang beredar di pasaran. Tapi yang terpenting dari semua ini adalah ibu hamil hendaknya memilih untuk mencegah daripada mengobati. 
Selain sangat nikmat sebagai bawang goreng, ternyata bawang merah juga bermanfaat untuk ibu hamil. Jadi, ayah bunda tidak perlu khawatir lagi kalau bundanya ngidam bawang merah di saat hamil.

Bawang merah memiliki banyak kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan. ia memiliki kandungan vitamin C, vitamin B6, biotin, mangan, tembaga, fosfor, kalium, folat, dan banyak lagi. Lalu apa saja manfaat bawang merah ini untuk ibu hamil?

manfaat bawang merah untuk ibu hamil


1. Bawang merah bisa Membantu Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Bawang merah memiliki kandungan vitamin C yang bagus untuk ibu hamil. Sifat anti oksidan bawang merah ini akan sangat membantu meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil dan pertumbuhan bayi dalam kandungan. 

2. Mampu Mengeluarkan Racun dan Logam Berat dalam Tubuh
Racun dan logam berat dalam tubuh ibu hamil tentunya sangat berbahaya bagi ibu hamil dan bayi dalam kandungan.  Bawang merah memiliki asam amino seperti sistein dan metionin yang akan membantu proses detoksifikasi dan juga mengeluarkan logam berat berbahaya dalam tubuh. 

3. Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal
Salah satu kandungan bawang merah yang bisa membantu mengontrol tekanan darah adalah fionutrien. Bawang merah kaya fionutrien sehingga bisa mencegah berbagai potensi gangguan kesehatan yang diakibatkan tekanan darah di atas normal. 

4. Mengatur Kadar Gula Darah
Dengan mengonsumsi bawang merah, kadar gula darah ibu hamil bisa lebih terkontrol. Bawang merah mengandung kromium yang berguna untuk membantu mengatasi resistensi insulin dan mengatur kadar gula darah.

5. Mengatasi Sembelit
Bawang merah merupakan salah satu rempah-rempah yang kaya akan serat yang banyak membantu memperbaiki gerak usus. Dengan mengonsumsi bawang merah, ibu hamil bisa secara efektif mengatasi sembelit.

Bawang merah memiliki banyak manfaat, bahkan untuk ibu hamil. Namun, apapun, tetaplah untuk tidak berlebihan. Karena seseuatu yang berlebihan itu tidak baik. Kendari bawang merupakan makanan yang bersumber dari alam, namun jika berlebihan, tetap akan memiliki efek samping yang malah merugikan. baca juga bagaimana cara mengontrol berat badan saat hamil.


Tips mengontrol berat badan disaat hamil - "Diet, ah! Biar langsing!" Sering mendengar kata-kata itu terlontar dari orang yang merasa gemuk? Ya.. kebanyakan orang memang cenderung mengartikan diet sebagai upaya untuk menurunkan badan. Jika orang dengan postur tubuh kurus mengatakan akan melakukan diet, biasanya memiliki motif guyon dan akan mendapatkan olok-olok dari orang lainnya. Padahal diet bisa saja dihubungkan dengan upaya menurunkan berat badan, bisa juga sebagai upaya untuk menaikkan berat badan. Pada kenyataannya diet itu lebih berhubungan erat dengan pengaturan pola makan demi menjaga kesehatan. Dengan demikian, walaupun saat ini berat badan anda tergolong ideal, anda perlu melakukan diet untuk menjaga kebugaran dan menjaga tubuh tetap ideal.

tips diet ibu hamil


Bagaimana dengan ibu hamil? Apakah perlu melakukan diet? Tentu saja! Bahkan direkomendasikan demi menjaga kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan. Bagaimana caranya? Simak, yuk!

Pada dasarnya diet hanya memiliki dua metode. Mengatur pola makan seimbang dan olahraga. Agar lebih efektif tentu kita perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana kondisi tubuh kita saat ini. Mulai dengan hal yang sederhana. Ketahui apakah berat badan anda saat ini dalam keadaan kekurangan, kelebihan, atau ideal? Jika menginginkan langkah yang mudah dan sederhana untuk mengetahui hal tersebut, silahkan baca caranya di sini: Cara menghitung berat badan ideal .. langkah ini bisa diterapkan untuk mengetahui kondisi ibu sebelum hamil. Hasilnya bisa digunakan untuk langkah berikutnya. Ada penghitungan khusus untuk mengetahui berat badan ideal ibu hamil. Nanti kapan-kapan kita bahas, atau bunda bisa browsing di google.com. .. ;)

Konon, ibu hamil rentan mengalami kelebihan berat badan, baik di saat hamil ataupun setelah melahirkan. Hal ini bisa juga karena mitos yang beredar, bahwa ibu hamil harus makan untuk berdua, dirinya sendiri dan bayi. Akibatnya, jika tanpa kontrol, malah mengakibatkan kelebihan berat badan. Jika sudah kelebihan berat badan, bukan saja ibu yang rugi, namun bisa juga mempengaruhi bayi dalam kandungan.

Diet untuk ibu hamil bisa berupa kontrol terhadap asupan kalori dengan tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi. Jadi, makanan yang rendah kalori namun memiliki kandungan nutrisi yang mencukupi bisa menjadi pilihan untuk ibu hamil. Tidak semua makanan yang rendah kalori itu kaya akan nutrisi.

Oke kita langsung saja membahas mengenai tips diet untuk ibu hamil.


  • Cukupi Serat Sayuran yang dibutuhkan

Ibu hamil harus memperbanyak konsumsi serat sayuran, usahakan untuk menghindari sayur bersantan. Serat sayur yang dibutuhkan ibu hamil itu sekitar 30 gram. Sementara, sebagai contoh, dalam 100 gr sayur kangkung terkandung 1 gr serat sayur, dalam 100 gram sawi hijau terkandung kurang lebih 1.2 gr serat. Jadi, untuk memenuhi kebutuhan serat sayur sebanyak 30 gram, ibu hamil harus makan lebih banyak sayuran.


  • Cukupi Kebutuhan Lemak yang Baik

Ibu hamil juga membutuhkan lemak yang baik, loh! Lemak yang baik itu terdapat pada buah-buahan seperti buah alpukat. Buah ini mengandung omega-3.


  • Konsumsi Ikan

Ibu bisa memperbanyak makan ikan, bisa ikan air tawar atau ikan laut (bukan seafood).

  • Batasi Asupan Kalori

Ada banyak makanan ringan yang berkalori tinggi, contoh: krupuk, minuman bersoda, gorengan, dll... Waduh! padahal itu makanan favorit loh ya! Pilihlah makanan yang rendah kalori namun mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

  • Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Beberapa nutrisi yang bagus untuk ibu hamil yaitu asam folat, selenium, dan omega 3. Hal tersebut diantaranya terkandung dalam makanan seperti kacang ijo, labu siam, brokoli, buah pepaya, alpukat, bayam, dan lain-lain.


  • Rajin dan Rutin Berolah Raga

Siapa bilang ibu hamil tidak perlu berolah raga? Rajin dan rutin berolahraga di saat hamil justru akan sangat membantu kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan. Hanya saja perlu memperhatikan kondisi ibu hamil. Olah raga untuk ibu hamil bisa berupa jalan kaki, senam, renang, bahkan angkat beban! Tapi tetap jangan gegabah ya. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda . Baca juga: Hal-hal yang harus dihindari saat hamil.


Tips Kehamilan dan Bayi | Produk Perawatan Wajah yang Aman untuk Ibu Hamil - Ketika bunda dalam keadaan mengandung si kecil, banyak hal yang harus dilakukan secara ekstra. Perubahan kondisi tubuh, dan keadaan bayi yang terus berkembang dalam perut bunda tentunya kali ini harus diperhitungkan. (Baca juga artikel tentang 6 hal yang harus dihindari saat hamil) Dalam memilih produk perawatan wajah, misalnya, bunda harus super hati-hati. Bunda harus tahu bahwa beberapa kosmetik atau produk perawatan tubuh terkadang memiliki zat yang mungkin berbahaya untuk perkembangan si kecil. Lalu produk kosmetik atau produk perawatan wajah apa saja yang terbilang aman untuk digunakan saat hamil? Ini dia!
produk perawatan wajah kosmetika yang aman untuk ibu hamil

Tinted Moisturizer (Alas Bedak sekaligus Pelembab)
Tekstur tinted moisturizer yang merupakan alas bedak sekaligus pelembab ini cukup ringan dan tidak menempel terlalu lama pada kulit wajah bunda, namun tidak perlu khawatir, Bunda akan tetap bisa tampil fresh. Salah satu situs kecantikan luar negeri, total beauty, merekomendasikan merk Juice Beauty SPF 30 Tinted Moisturizer, yang berfungsi sebagai pelembab sekaligus akan membuat kulit terlindung dari bahaya UV. Gunakan produk tersebut secukupnya, tipis saja.
Tabir Surya yang Mengandung Zinc Oxyde dan Titanium
Gunakan tabir surya yang mengandung zinc oxyde dan titanium yang tak tembus di kulit, tapi bisa memfilter UV. Adapun Merk yang direkomendasikan yaitu Badger Sunblock for Face and Body, ia memiliki komposisi dari bahan alami, bertekstur ringan.
Pemulas Bibir Natural yg Tidak Mengandung Bahan Sintetik
Pilihlah produk pemulas bibir seperti lip balm, lip shimmer, dan lip gloss yang mengandung bahan alami dan tidak mengandung paraben, petrochemical,atau bahan sintetik lain. 

Pilih Bedak yang Bebas Paraben, SLS, Lanolin, Mineral Oil, Petrplatum, DEA, FOrmalDehyde, dan Hydroquine
Salah satu situs kecantikan luar negeri merekomendasikan produk bedak dengan Merk PĂĽrminerals, karena produk tersebut bebas dari bahan-bahan yang disebutkan di atas.
Anti-stretch Mark yang Mampu Melenyapkan Kulit Mati dan Mendorong Sel Kulit Baru
Stretch mark biasanya akan datang pada umur kehamilan sekitar empat sampai lima bulan. Saat itu tiba, pilihlah produk anti stretch mark yang memiliki kandungan alpha hydroxy acid, yang memiliki fungsi sama dengan sebagian besar exfoliant, yaitu mampu mengusir kulit mati dan memicu pertumbuhan sel kulit yang baru.
***
Demikian bahasan mengenai produk-produk kosmetik yang baik untuk digunakan oleh ibu hamil. Akan lebih baik, jika anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 

 Tips Kehamilan dan Bayi Tips atau Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan mungkin akan menjadi jawaban atau setidaknya sandaran bagi ibu-ibu muda dalam menghadapi moment penuh gejolak setelah melahirkan. Tips-tips yang akan dibahas di sini tidaklah sulit untuk dipraktekkan. Hanya perlu kemauan keras untuk mempraktekkannya.

Baca juga: 6 Hal yang Harus dihindari Selama Kehamilan

tips cara menurunkan berat badan sesudah melahirkan


Untuk bunda yang lagi punya rencana mempunyai momongan pertamanya, memiliki kelebihan berat badan sesudah melahirkan bayi adalah suatu kekhawatiran yang umum terjadi. Sesudah melahirkan memang biasanya berat badan bunda akan melar dibandingkan berat badan sebelum hamil. Tapi kekhawatiran tersebut sebaiknya jangan terlalu berlebihan. Masalah tersebut bisa ditangani dengan cara merubah gaya hidup sehat. Berikut ini tips atau cara menurunkan berat badan setelah melahirkan.

Menyusui Bayi Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Tidak sedikit hasil penelitian yang menunjukkan bahwa menyusui bayi dapat memicu proses penurunan berat badan secara bertahap, dalam beberapa kasus sekitar enam bulan sesudah melahirkan. Banyak hormon yang akan dilepaskan ke dalam tubuh, hormon tersebutlah yang akan mendorong rahim menormalkan tubuh anda kepada bentuk sebelumnya. Saat anda menyusui bayi, kalori akan terbakar sekitar 200 sampai 500 kalori dalam satu hari. Itu kurang lebih sama dengan ketika anda beberapa jam berolahraga renang atau bersepeda sebanyak 1 jam.

Lakukan Olahraga yang Aman Pasca Melahirkan

Berdiskusilah dengan dokter anda mengenai jenis olahraga yang sekiranya tidak berbahaya dan waktu yang tepat untuk melakukan olahraga tersebut. Hal ini sangat perlu dilakukan khususnya untuk bunda yang telah melalui proses kelahiran dengan operasi caesar. Melakukan kegiatan olahraga akan lebih menyenangkan jika anda memiliki teman yang juga dalam masa pasca melahirkan.

Beraktifitas dengan Bayi anda

Rutinitas bunda setelah melahirkan tentunya akan menjadi lebih berwarna dari sebelum memiliki bayi. Bunda bisa have fun dengan si kecil. Selain menyenangkan, aktifitas tersebut akan membantu proses pembakaran lemak. Sebagai contoh, cobalah untuk mengajak bayi bepergian dengan menggunakan keranjang bayi, atau anda juga bisa menggendongnya.

Diet Sehat

Diet bukan berarti harus menyiksa diri dengan hanya makan satu kali sehari, misalnya. Namun ini lebih berarti kontrol makanan bergizi. Anda bisa tetap makan 3 kali sehari, namun tentunya yang bergizi. Makan sekali sehari terkadang malah merangsang anda untuk makan lebih banyak junk food. Selain makanan yang bergizi, cukupi juga asupan cairan dengan mengonsumi air putih.

Tentukan Target yang Masuk Akal

Tentunya akan banyak ibu-ibu yang memimpikan ada cara cepat menurunkan berat badan. Namun, bisa dibilang itu tidak mungkin! Perlu ada proses rutin yang dilalui. Agar anda bisa konsisten dalam menjalankan cara menurunkan berat badan, anda bisa melakukan hal-hal sederhana seperti menempelkan foto anda sebelum hamil di tempat-tempat yang sering anda lihat. Dengan begitu, diharapkan anda bisa termotivasi.

Berusahalah untuk Memiliki Tidur yang Cukup

Memiliki bayi biasanya akan merubah banyak kebiasaan dalam aktifitas anda sehari-hari. Salah satunya masalah tidur. Banyak bayi yang bangun di tengah malam dan minta susu. Itu tentu akan membuat anda seolah-olah tidak mungkin untuk memiliki tidur yang normal. Namun, cukupilah kebutuhan istirahat anda sebisa mungkin. Jika anda tidak mungkin tidur 8 jam sehari, upayakan untuk tidur setidaknya 7 jam sehari. Perlu anda ketahui, kekurangan tidur bisa menghambat upaya anda untuk menurunkan berat badan. Untuk mengatasi hal tersebut, anda bisa tidur lebih awal. Tidurlah saat bayi anda tidur.

Konsultasi dengan Dokter atau Pakar Diet

Cobalah untuk meminta bantuan mereka dalam menyusun rencana program penurunan berat badan yang akan anda jalani. Kepada dokter, anda bisa meminta saran mengenai berat badan ideal setelah usai masa kehamilan atau setelah melahirkan. Dan kepada pakar diet, mintalah bimbingannya dalam proses dan rencana tadi.

Demikian tips atau cara menurunkan berat badan setelah melahirkan ini. ingat, penentu kesuksesan program anda adalah diri anda sendiri. semoga bermanfaat.