Tips mengontrol berat badan disaat hamil - "Diet, ah! Biar langsing!" Sering mendengar kata-kata itu terlontar dari orang yang merasa gemuk? Ya.. kebanyakan orang memang cenderung mengartikan diet sebagai upaya untuk menurunkan badan. Jika orang dengan postur tubuh kurus mengatakan akan melakukan diet, biasanya memiliki motif guyon dan akan mendapatkan olok-olok dari orang lainnya. Padahal diet bisa saja dihubungkan dengan upaya menurunkan berat badan, bisa juga sebagai upaya untuk menaikkan berat badan. Pada kenyataannya diet itu lebih berhubungan erat dengan pengaturan pola makan demi menjaga kesehatan. Dengan demikian, walaupun saat ini berat badan anda tergolong ideal, anda perlu melakukan diet untuk menjaga kebugaran dan menjaga tubuh tetap ideal.

tips diet ibu hamil


Bagaimana dengan ibu hamil? Apakah perlu melakukan diet? Tentu saja! Bahkan direkomendasikan demi menjaga kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan. Bagaimana caranya? Simak, yuk!

Pada dasarnya diet hanya memiliki dua metode. Mengatur pola makan seimbang dan olahraga. Agar lebih efektif tentu kita perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana kondisi tubuh kita saat ini. Mulai dengan hal yang sederhana. Ketahui apakah berat badan anda saat ini dalam keadaan kekurangan, kelebihan, atau ideal? Jika menginginkan langkah yang mudah dan sederhana untuk mengetahui hal tersebut, silahkan baca caranya di sini: Cara menghitung berat badan ideal .. langkah ini bisa diterapkan untuk mengetahui kondisi ibu sebelum hamil. Hasilnya bisa digunakan untuk langkah berikutnya. Ada penghitungan khusus untuk mengetahui berat badan ideal ibu hamil. Nanti kapan-kapan kita bahas, atau bunda bisa browsing di google.com. .. ;)

Konon, ibu hamil rentan mengalami kelebihan berat badan, baik di saat hamil ataupun setelah melahirkan. Hal ini bisa juga karena mitos yang beredar, bahwa ibu hamil harus makan untuk berdua, dirinya sendiri dan bayi. Akibatnya, jika tanpa kontrol, malah mengakibatkan kelebihan berat badan. Jika sudah kelebihan berat badan, bukan saja ibu yang rugi, namun bisa juga mempengaruhi bayi dalam kandungan.

Diet untuk ibu hamil bisa berupa kontrol terhadap asupan kalori dengan tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi. Jadi, makanan yang rendah kalori namun memiliki kandungan nutrisi yang mencukupi bisa menjadi pilihan untuk ibu hamil. Tidak semua makanan yang rendah kalori itu kaya akan nutrisi.

Oke kita langsung saja membahas mengenai tips diet untuk ibu hamil.


  • Cukupi Serat Sayuran yang dibutuhkan

Ibu hamil harus memperbanyak konsumsi serat sayuran, usahakan untuk menghindari sayur bersantan. Serat sayur yang dibutuhkan ibu hamil itu sekitar 30 gram. Sementara, sebagai contoh, dalam 100 gr sayur kangkung terkandung 1 gr serat sayur, dalam 100 gram sawi hijau terkandung kurang lebih 1.2 gr serat. Jadi, untuk memenuhi kebutuhan serat sayur sebanyak 30 gram, ibu hamil harus makan lebih banyak sayuran.


  • Cukupi Kebutuhan Lemak yang Baik

Ibu hamil juga membutuhkan lemak yang baik, loh! Lemak yang baik itu terdapat pada buah-buahan seperti buah alpukat. Buah ini mengandung omega-3.


  • Konsumsi Ikan

Ibu bisa memperbanyak makan ikan, bisa ikan air tawar atau ikan laut (bukan seafood).

  • Batasi Asupan Kalori

Ada banyak makanan ringan yang berkalori tinggi, contoh: krupuk, minuman bersoda, gorengan, dll... Waduh! padahal itu makanan favorit loh ya! Pilihlah makanan yang rendah kalori namun mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

  • Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Beberapa nutrisi yang bagus untuk ibu hamil yaitu asam folat, selenium, dan omega 3. Hal tersebut diantaranya terkandung dalam makanan seperti kacang ijo, labu siam, brokoli, buah pepaya, alpukat, bayam, dan lain-lain.


  • Rajin dan Rutin Berolah Raga

Siapa bilang ibu hamil tidak perlu berolah raga? Rajin dan rutin berolahraga di saat hamil justru akan sangat membantu kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan. Hanya saja perlu memperhatikan kondisi ibu hamil. Olah raga untuk ibu hamil bisa berupa jalan kaki, senam, renang, bahkan angkat beban! Tapi tetap jangan gegabah ya. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter anda . Baca juga: Hal-hal yang harus dihindari saat hamil.


Tips Kehamilan dan Bayi | Produk Perawatan Wajah yang Aman untuk Ibu Hamil - Ketika bunda dalam keadaan mengandung si kecil, banyak hal yang harus dilakukan secara ekstra. Perubahan kondisi tubuh, dan keadaan bayi yang terus berkembang dalam perut bunda tentunya kali ini harus diperhitungkan. (Baca juga artikel tentang 6 hal yang harus dihindari saat hamil) Dalam memilih produk perawatan wajah, misalnya, bunda harus super hati-hati. Bunda harus tahu bahwa beberapa kosmetik atau produk perawatan tubuh terkadang memiliki zat yang mungkin berbahaya untuk perkembangan si kecil. Lalu produk kosmetik atau produk perawatan wajah apa saja yang terbilang aman untuk digunakan saat hamil? Ini dia!
produk perawatan wajah kosmetika yang aman untuk ibu hamil

Tinted Moisturizer (Alas Bedak sekaligus Pelembab)
Tekstur tinted moisturizer yang merupakan alas bedak sekaligus pelembab ini cukup ringan dan tidak menempel terlalu lama pada kulit wajah bunda, namun tidak perlu khawatir, Bunda akan tetap bisa tampil fresh. Salah satu situs kecantikan luar negeri, total beauty, merekomendasikan merk Juice Beauty SPF 30 Tinted Moisturizer, yang berfungsi sebagai pelembab sekaligus akan membuat kulit terlindung dari bahaya UV. Gunakan produk tersebut secukupnya, tipis saja.
Tabir Surya yang Mengandung Zinc Oxyde dan Titanium
Gunakan tabir surya yang mengandung zinc oxyde dan titanium yang tak tembus di kulit, tapi bisa memfilter UV. Adapun Merk yang direkomendasikan yaitu Badger Sunblock for Face and Body, ia memiliki komposisi dari bahan alami, bertekstur ringan.
Pemulas Bibir Natural yg Tidak Mengandung Bahan Sintetik
Pilihlah produk pemulas bibir seperti lip balm, lip shimmer, dan lip gloss yang mengandung bahan alami dan tidak mengandung paraben, petrochemical,atau bahan sintetik lain. 

Pilih Bedak yang Bebas Paraben, SLS, Lanolin, Mineral Oil, Petrplatum, DEA, FOrmalDehyde, dan Hydroquine
Salah satu situs kecantikan luar negeri merekomendasikan produk bedak dengan Merk PĂĽrminerals, karena produk tersebut bebas dari bahan-bahan yang disebutkan di atas.
Anti-stretch Mark yang Mampu Melenyapkan Kulit Mati dan Mendorong Sel Kulit Baru
Stretch mark biasanya akan datang pada umur kehamilan sekitar empat sampai lima bulan. Saat itu tiba, pilihlah produk anti stretch mark yang memiliki kandungan alpha hydroxy acid, yang memiliki fungsi sama dengan sebagian besar exfoliant, yaitu mampu mengusir kulit mati dan memicu pertumbuhan sel kulit yang baru.
***
Demikian bahasan mengenai produk-produk kosmetik yang baik untuk digunakan oleh ibu hamil. Akan lebih baik, jika anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. 

 Tips Kehamilan dan Bayi Tips atau Cara Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan mungkin akan menjadi jawaban atau setidaknya sandaran bagi ibu-ibu muda dalam menghadapi moment penuh gejolak setelah melahirkan. Tips-tips yang akan dibahas di sini tidaklah sulit untuk dipraktekkan. Hanya perlu kemauan keras untuk mempraktekkannya.

Baca juga: 6 Hal yang Harus dihindari Selama Kehamilan

tips cara menurunkan berat badan sesudah melahirkan


Untuk bunda yang lagi punya rencana mempunyai momongan pertamanya, memiliki kelebihan berat badan sesudah melahirkan bayi adalah suatu kekhawatiran yang umum terjadi. Sesudah melahirkan memang biasanya berat badan bunda akan melar dibandingkan berat badan sebelum hamil. Tapi kekhawatiran tersebut sebaiknya jangan terlalu berlebihan. Masalah tersebut bisa ditangani dengan cara merubah gaya hidup sehat. Berikut ini tips atau cara menurunkan berat badan setelah melahirkan.

Menyusui Bayi Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Tidak sedikit hasil penelitian yang menunjukkan bahwa menyusui bayi dapat memicu proses penurunan berat badan secara bertahap, dalam beberapa kasus sekitar enam bulan sesudah melahirkan. Banyak hormon yang akan dilepaskan ke dalam tubuh, hormon tersebutlah yang akan mendorong rahim menormalkan tubuh anda kepada bentuk sebelumnya. Saat anda menyusui bayi, kalori akan terbakar sekitar 200 sampai 500 kalori dalam satu hari. Itu kurang lebih sama dengan ketika anda beberapa jam berolahraga renang atau bersepeda sebanyak 1 jam.

Lakukan Olahraga yang Aman Pasca Melahirkan

Berdiskusilah dengan dokter anda mengenai jenis olahraga yang sekiranya tidak berbahaya dan waktu yang tepat untuk melakukan olahraga tersebut. Hal ini sangat perlu dilakukan khususnya untuk bunda yang telah melalui proses kelahiran dengan operasi caesar. Melakukan kegiatan olahraga akan lebih menyenangkan jika anda memiliki teman yang juga dalam masa pasca melahirkan.

Beraktifitas dengan Bayi anda

Rutinitas bunda setelah melahirkan tentunya akan menjadi lebih berwarna dari sebelum memiliki bayi. Bunda bisa have fun dengan si kecil. Selain menyenangkan, aktifitas tersebut akan membantu proses pembakaran lemak. Sebagai contoh, cobalah untuk mengajak bayi bepergian dengan menggunakan keranjang bayi, atau anda juga bisa menggendongnya.

Diet Sehat

Diet bukan berarti harus menyiksa diri dengan hanya makan satu kali sehari, misalnya. Namun ini lebih berarti kontrol makanan bergizi. Anda bisa tetap makan 3 kali sehari, namun tentunya yang bergizi. Makan sekali sehari terkadang malah merangsang anda untuk makan lebih banyak junk food. Selain makanan yang bergizi, cukupi juga asupan cairan dengan mengonsumi air putih.

Tentukan Target yang Masuk Akal

Tentunya akan banyak ibu-ibu yang memimpikan ada cara cepat menurunkan berat badan. Namun, bisa dibilang itu tidak mungkin! Perlu ada proses rutin yang dilalui. Agar anda bisa konsisten dalam menjalankan cara menurunkan berat badan, anda bisa melakukan hal-hal sederhana seperti menempelkan foto anda sebelum hamil di tempat-tempat yang sering anda lihat. Dengan begitu, diharapkan anda bisa termotivasi.

Berusahalah untuk Memiliki Tidur yang Cukup

Memiliki bayi biasanya akan merubah banyak kebiasaan dalam aktifitas anda sehari-hari. Salah satunya masalah tidur. Banyak bayi yang bangun di tengah malam dan minta susu. Itu tentu akan membuat anda seolah-olah tidak mungkin untuk memiliki tidur yang normal. Namun, cukupilah kebutuhan istirahat anda sebisa mungkin. Jika anda tidak mungkin tidur 8 jam sehari, upayakan untuk tidur setidaknya 7 jam sehari. Perlu anda ketahui, kekurangan tidur bisa menghambat upaya anda untuk menurunkan berat badan. Untuk mengatasi hal tersebut, anda bisa tidur lebih awal. Tidurlah saat bayi anda tidur.

Konsultasi dengan Dokter atau Pakar Diet

Cobalah untuk meminta bantuan mereka dalam menyusun rencana program penurunan berat badan yang akan anda jalani. Kepada dokter, anda bisa meminta saran mengenai berat badan ideal setelah usai masa kehamilan atau setelah melahirkan. Dan kepada pakar diet, mintalah bimbingannya dalam proses dan rencana tadi.

Demikian tips atau cara menurunkan berat badan setelah melahirkan ini. ingat, penentu kesuksesan program anda adalah diri anda sendiri. semoga bermanfaat.



Tips Kehamilan dan Bayi - Mengetahui 6 Hal yang Harus Dihindari Selama Kehamilan ini sangat penting disamping hal-hal yang harus dilakukan selama kahamilan. Barangkali anda  telah mengetahui mengenai apa saja hal yang sebaiknya anda lakukan selama anda dalam masa kehamilan, seperti melakukan diet sehat termasuk mengontrol asupan asam folat yang memadai dan juga tentang pemeriksaan kehamilan, sekarang apakah anda mengetahui hal-hal yang sebaiknya di hindari selama masa kehamilan anda? Sebetulnya lumayan banyak yang perlu disampaikan, namun berikut ini adalah daftar beberapa hal saja mengenai apa yang harus anda hindari selama kehamilan.


yang harus dihindari selama kehamilan


1. Hindari Mengonsumsi Makanan Laut Terlalu Banyak

Lalu sebetulnya bagaimana kita bisa mengetahui bahwa kita makan terlalu banyak makanan laut? Seberapa banyak anda bisa dibilang aman mengonsumsi makanan laut, kebanyakan para ahli sepakat bahwa antara 6 gram - 12 gram per minggu bisa dikategorikan aman. Namun itupul disarankan  untuk memilih ikan dengan kadar merkuri yang rendah seperti ikan salmon, kepiting, udang, dan tuna kalengan. Hindari ikan hiu dan ikan todak karena kandungan merkurinya cukup tinggi.

2. Hindari Olahraga Terlalu Berat

Jika anda sebelumnya tidak terbiasa aktif berolahraga, saat hamil justru anda disarankan untuk mulai berolahraga secara perlahan. Hanya dengna memulai program berjalan secara teratur itu akan dapat meningkatkan daya tahan sebelum kelahiran bayi Anda.

Namun jika sebelumnya terbiasa berolahraga sebelum kehamilan, anda masih bisa terus melakukan latihan rutin. Tapi, hindarilah bentuk latihan yang memiliki resiko besar. Angkat berat umumnya terbilang aman dalam kehamilan dan memiliki resiko rendah, tetapi hindari beban yang terlalu berat.

Jangan sampai anda kelelahan atau kepanasan, karena itu dapat berbahaya bagi bayi Anda.

Lakukan pemeriksaan terlebih dahulu kepada dokter Anda setiap anda akan memulai atau melanjutkan program latihan, karena terkadang dalam kondisi tertentu latihan tidak dianjurkan selama kehamilan.

3. Jika Suka Melakukan Oral s*x, beritahu pasangan agar tidak meniupkan udara ke dalam v*gina anda.

Tiupan ini dapat mengakibatkan emboli udara, gelembung udara yang berkembang di pembuluh darah dari tubuh. Jika gelembung udara ini terus ke jantung atau paru-paru, itu dapat mengancam kehidupan.

4. Hati-hati dalam Berhubungan Intim

Hal ini terkadang kurang diperhatikan, pada kenyataannya, terkadang ada ibu hamil yang saat itu tidak bersama suami, diluar dari berbagai alasan yang memicunya. Jika demikian, dan anda ingin melakukan hubungan intim, hindari hubungan dengan orang yang anda sendiri tidak mengetahui sejarah seksual orang tersebut, itu bukanlah ide yang baik! Tidak hanya memiliki resiko tertular penyakit seksual, namun anda juga perlu mengingat bayi anda.

Jika pasangan memiliki herpes genital, Anda harus menghindari seks dengan pasangan selama trimester ketiga. Selain itu, anda juga perlu menghindari oral seks jika pasangan Anda mendapat luka dingin. Hal ini karena ibu yang terinfeksi dapat menularkan virus herpes untuk bayi selama kelahiran, dan herpes sangat serius pada bayi baru lahir. Jika Anda memiliki herpes luka atau Anda merasa wabah datang sebelum kelahiran bayi Anda, operasi caesar menjadi pilihan tepat.

5. Hindari Merokok atau Asap Rokok

Asap rokok meningkatkan kemungkinan untuk memiliki bayi dengan kekurangan berat badan, memiliki peningkatan risiko kematian, dan  atau komplikasi medis lainnya baik bagi ibu dan bayi.

6. Hindari Minuman Beralkohol

Jika bayi terkena alkohol dalam rahim dapat memiliki berbagai gangguan mulai dari fitur wajah yang kurang jelas, tapi serius, ketidakmampuan belajar dan gangguan dalam penalaran, untuk beberapa kasus. Baca: Pengaruh Kekurangan Hormon terhadap Kemampuan Matematika Anak

Seperti yang dikatakan sebelumnya, Ada banyak hal yang perlu Anda hindari saat hamil untuk menghindari masalah kehamilan. Hanya 6 hal yang sudah dibahas di atas, dengan menghindari 6 hal yang harus dihindari saat kehamilan itu saja mudah-mudahan dapat membantu memastikan bahwa bayi Anda akan dalam keadaan sehat saat lahir.

Tips Kehamilan dan Bayi | Kekurangan Hormon Ibu Hamil Mempengaruhi Kemampuan Matematika Anak - Matematika kerap menjadi salah satu pelajaran sekolah yang paling tidak disukai oleh sebagian siswa. Ada banyak alasan kenapa hal tersebut terbentuk dan seolah menjadi tradisi. Terlepas dari kenyataan tersebut, kita akan membahas mengenai salah satu penyebab seseorang kurang dalam pelajaran matematika. Baru-baru ini European Journal of Endocrinology mempublikasikan sebuah hasil penelitian yang cukup mengejutkan bahwa penyebabnya adalah ibu anda!



Berdasarkan penelitian tersebut salah satu hal yang menyebabkan anak-anak buruk dalam kemampuan matematika adalah karena ibunya kekurangna hormon pada saat hamil. Mereka menemukan lebih dari 60 persen anak yang lahir dari perempuan dengan hormon tiroid rendah memiliki kemampuan matematika yang relatif rendah dibanding anak dari permpuan dengan hormon tiroid normal. Hal ini senada dengan hasil penelitian sebelumnya mengenai anak dari perempuan yang kekurangan hormon cenderung memiliki anak yang terganggu perkembangan mentalnya pada masa kecil. Baca: Persiapan Kehamilan

Martin Finken dari Fakultas Kedokteran Universitas VU Belanda sebagai penulis utam apenelitian tersebut menyebutkan bahwa penelitian tersebut hanya sampai masa kanak-kanak, untuk mengetahui apakah kondisi tersebut berlansung sampai dewasa atau tidak, ia mengatakan harus terus melakukan penelitian dengan terus mengikuti perkembangan anak-anak tersebut lebih lanjut.

Lalu bagaimana sebenarnya penelitian tersebut dilakukan?

Awalnya mereka mengukur tingkat tiroksin pada sekitar 1196 orang calon ibu dengan usia kehamilan 12 minggu. Mereka mengikuti perkembangan kehamilan sampai kemudian melahirkan anak-anak yang sebelumnya sudah didiagnosa sehat. Anak-anak dari ibu-ibu yang mereka teliti tersebut diteliti lagi perkembangannya sampai mereka berusia lima tahun. Saat itulah, tim peneliti mulai melakukan berbagai tes yang berhubungan dengan kemampuan aritmatika dan bahasa. Al hasil, mereka menemukan bahwa hampir dua kali lebih memiliki nilai matematika yang kurang.

Mereka mengharapkan hasil penelitian ini bisa diterapkan untuk mengidentifikasi anak-anak yang memiliki kemungkinan memerlukan bantuan khusus dalam pelajaran matematika di sekolah.

Agar ibu-ibu hamil tidak kekurangan hormon Tiroid

Salah seorang profesor dari Yayasan Tiroid inggris, Prof. John Lazarus, menjelaskan bahwa bayi dalam kandungan memang belum bisa memproduksi hormon tiroksin sehingga ia  sangat tergantung pada pasokan dari ibunya. Agar pasokan tersebut mencukupi, ia menyarankan ibu-ibu hamil mengonsumsi yodium yang merupakan bahan utama tiroksin, yodium tersebut biasanya terdapat dalam susu dan ikan. Yodium, terangnya, dapat membantu perkembangan otak si bayi dan juga memperbaiki kecerdasan anak, terutama pada bulan pertama kehamilan.

.
persiapan kehamilan
Positif! Tanda plus dari tes kehamilan tersebut akan mengubah hidup anda. Gerbang baru kehidupan anda terbuka di depan mata. Ada tantangan kehamilan selama 9 bulan, dan akan ada penghuni baru yang dikirimkan Tuhan dalam rumah tangga anda. So sweeeeeeet.....

Kebahagiaan tentunya dirasakan setiap calon ibu saat itu. Seperti juga bayi anda yang terus berkembang seriring waktu dalam perut anda, akan banyak perubahan yang juga terjadi dalam diri anda. Mulai dari fisik anda, emosi, dan gaya hidup. Ini benar-benar seperti hidup baru! Anda akan membutuhkan banyak informasi untuk menjawab berbagai pertanyaan dan membantu anda dalam membuat keputusan yang baik untuk kesehatan diri anda dan tentunya bayi anda.

Apa saja yang perlu dipersiapkan Pra Kehamilan?

- Konsultasi dengan Dokter Anda
Ini adalah kesempatan yang baik bagi anda untuk bisa memiliki pengetahuan lebih jauh mengenai program kehamilan anda. Berkonsultasi dengan dokter sebelum anda di vonis hamil akan membuat anda lebih siap saat kabar baik itu tiba. Anda akan mendapatkan pemeriksaan mengenai kemungkinan adanya keluhan medis dalam diri anda sehingga bisa dengan segera diatasi. Anda juga akan diperiksa mengenai berbagai resiko kehamilan dan bayi anda kelak. Dengan begitu, semua persoalan yang mungkin muncul saat anda hamil nanti akan segera ditangani demi kesehatan anda dan bayi anda. Ingat, ibu yang sehat adalah salah satu sarat untuk melahirkan bayi yang juga sehat.

Berikut ini hal-hal yang perlu didiskusikan dengan dokter untuk mempersiapkan kehamilan anda.

  • Tentang riwayat reproduksi. Hal ini diantaranya adalah mengenai riwayat kehamilan anda sebelumnya (jika pernah hamil sebelumnya), riwayat menstruasi anda, mengenai penggunaan kontrasepsi, riwayat penyakit seksual, dan lain-lain yang berhubungan dengan reproduksi.
  • Tentang Riwayat Kesehatan.  Ya, ini tentang kondisi kesehatan anda sekarang. Ini sangat penting agar anda bisa mengontrol berbagai resiko yang mungkin terjadi nantinya. 
  • Sejarah Bedah. Apakah anda pernah menjalani operasi sebelumnya? Baik operasi yang berhubungan dengan kehamilan ataupun tidak. Katakan seadanya kepada dokter anda. Riwayat operasi akan mempengarhui tindakan dokter ke depan, baik selama kehamilan, atau nanti pada waktunya melahirkan.
  • Obat-obatan dan Vitamin yang anda konsumsi. Ini tentunya harus didiskusikan dengan dokter anda. Diskusikan pula mengenai obat herbal, suplemen, atau vitamin yang mungkin akan bagus dan mendukung kesehatan anda dan kehamilan anda. 
  • Riwayat kesehatan keluarga. Beritahu dokter mengenai kondisi medis keluarga anda. Ini penting.
  • Lingkungan rumah dan tempat kerja. Diskusikan mengenai keadaan lingkungan rumah dan tempat kerja anda, terutama mengenai kemungkinan bahaya yang mengancam dari lingkungan seperti kemungkinan terkena polusi kotoran kucing, dan lain-lain. Dengan begitu dokter akan tahu apa yang harus disarankan kepada anda dalam menghadapi berbagai kemungkinan dari lingkungan tersebut. 
  • Berat Badan Anda. Akan lebih bagus jika anda hamil dalam keadaan berat badan ideal. Konsultasikan dengan dokter jika anda merasa berat badan anda kurang ideal. Minta saran dokter. 
  • Gaya Hidup. Diskusikan mengenai gaya hidup anda dan pasangan anda selama ini yang memiliki kemungkinan mempengaruhi kehamilan. Seperti tentang pasangan anda yang merokok, misalnya, atau latihan-latihan fisik yang mungkin selama ini anda lakukan untuk menjaga kesehatan, dan lain-lain
  • Makanan dan Minuman. Ini sangat penting didiskusikan. Apa yang biasa anda makan dan minum? Dan apa yang sebaiknya anda makan dan minum untuk mempersiapkan kehamilan? Diskusikan juga mengenai kebiasaan anda minum kopi atau teh, dan lain-lain, agar mendapat arahan positif dari dokter.

Selama konsultasi, dokter juga mungkin akan melakukan sejumlah pemeriksaan fisik seperti pemeriksaan kesehatan jantung, paru-paru, payudara, tiroid, perut, dan lain-lain. Dokter juga akan membahas mengenai grafik siklus menstruasi, memeriksa perihal vaksinasi, dan konseling genetik.


Konsumsi Vitamin untuk Mendapatkan Kehamilan yang Sehat

Mengonsumsi makanan dan minuman sehat adalah pilihan terbaik untuk mendukung program kehamilan anda. Namun, tidak ada salahnya mengonsumsi vitamin tertentu (sesuai petunjuk dokter) untuk menutupi kekurangan asupan gizi dari makanan yang anda konsumsi.

Mengonsumsi vitamin dan mineral yang mengandung asam folat, zat besi, yodium, dan kalsium sangat penting untuk mendukung kehamilan yang sehat.

Asam folat akan membantu mencegah cacat lahir tabung saraf yang mempengaruhi otak dan sumsum tulang belakang bayi. Zat besi membantu darah, baik untuk ibu dan bayi. Ia akan membantu asupan oksigen. Yodium sangat penting untuk kesehatan fungsi tiroid selama kehamilan. Kalsium dapat membantu mencegah kehilangan kepadatan tulang.

Ceklis Pra Kehamilan

Ingin hamil sehat dan bayi sehat? Perhatikan dan ceklis point-point di bawah ini. Memang saat ini anda belum hamil, namun ada banyak hal yang perlu anda lakukan saat ini dalam rangka menjaga kesehatan tubuh anda sendiri demi perkembangan bayi nantinya. Apa saja yang perlu anda lakukan pada tahapan ini? Berikut ceklis nya.

  • Konsultasi Pra Kehamilan dengan Dokter. Langkah ini bisa anda perhatikan di atas. 
  • Yakinkan gusi anda sehat. Ini terkesan tidak ada hubungannya antara kesehatan gusi dan kehamilan. Namun, pada kenyataannya sejumlah penelitian menyatakan bahwa gusi yang tidak sehat berhubungan dengan kelahiran bayi yang terlalu dini atau terlalu kecil. 
  • STOP merokok dan minum-minuman beralkohol. Jika anda memiliki kebiasaan yang tidak baik tersebut, segera berkonsultasi dengan dokter agar anda bisa berhenti secepatnya. Karena seperti yang anda tahu bahwa merokok dan minum-minuman beralkohol sangat merugikan kesehatan anda dan beresiko terhadap kehamilan dan tentunya bayi anda kelak.  Bahkan, kebiasaan ini beresiko membuat anda sulit hamil. So? STOP SMOKING!
  • Kurangi Konsumsi Kafein. Menenggak sekitar 250 mg kafein atau sekitar dua gelas kopi atau 5 kaleng soda dalam sehari dapat mengakibatkan anda mengalami kesulitan untuk bisa hamil. Selain itu juga bisa meningkatkan resiko keguguran. Usahakan untuk mengurangi konsumsi kafein. Jika terlalu sulit bagi anda, coba beralih mengkonsumsi kopi dengan kafein rendah atau tanpa kafein. 
  • Konsumsi Makanan Sehat. Hentikan mengkonsumsi makanan tidak bergizi. Usahapan untuk mendapatkankan banyak asupan gizi dari buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, dan protein tanpa lemak setiap harinya. Sebuah Penelitian menyatakan bahwa diet sehat pra kehamilan dapat mengikis resiko terkena penyakit diabetes gestasional saat hamil nanti.
  • Miliki berat badan ideal sebelum hamil. Berat badan berlebihan bukan hanya membuat anda tidak nyaman dalam melakukan berbagai hal, dan tentunya berbagai masalah emosional. Berat badan berlebih sangat beresiko juga dalam kehamilan nanti. Ia beresiko untuk terserang diabetes gestasional dan tekanan darah tinggi selama kehamilan. Membuat berat anda ideal sebelum hamil tiba akan lebih bagus daripada melakukan upaya penurunan berat badan saat anda hamil.
  • Mengontrol kesehatan dengan latihan gerak badan atau fitnes. Ikuti latihan atau fitnes khusus untuk pra kehamilan. Di sana anda akan mendapatkan masukan yang positif untuk mempersiapkan kehamilan.